Snorkeling around Sawai

2 April
Bangun jam 5.30…padahal niatnya jam 7 baru bangun…tp ayam sudah berkokok…jadi gak bisa tidur lagi.
Motret sunrise, lihat ikan2 berenang di dermaga, kayak aquarium raksasa.

DSCF1762 DSCF1741 DSCF1743 DSCF1744 DSCF1745 DSCF1747 DSCF1749 DSCF1751 DSCF1754 DSCF1756Pindah kamar, jadi 1 kamar di cottage seberang….jadi gak ada dermaga deh.
Jam 9 berangkat naik speed boat sama Pak Iwan, adiknya bapak yg jualan turnya ngeselin semalem.

DSCF1765 DSCF1763 DSCF1768Spot snorkling pertama, di tengah laut. Ada karang raksasa bentuknya bundar kayak batang pohon dipotong. Banyak coral2 besar & ikan2. Airnya bening. Dari atas kapal bisa difoto. Tapi panas banget mataharinya.

DSCF1769 DSCF1770 DSCF1771 DSCF1773 DSCF1775 DSCF1776 DSCF1777 DSCF1778 DSCF1779 DSCF1780 DSCF1781 DSCF1782

Snorkling di situ sampe jam 10.30 trus pindah ke tebing batu yg ada gua kelelawar. Ada pondok mini buat piknik.

Btw, ini Tyas yang kerudungan pakai handuk sambil motret dengan GoPro pinjaman sepanjang perjalanan ke tebing batu…..hehehehe…..

DSCF1785

DSCF1786 DSCF1791 DSCF1793 DSCF1796 DSCF1794 DSCF1795

Makan siang di situ, leyeh2, foto2, berenang ke gua kelelawar, leyeh2 & foto2 lagi.

DSCF1800

Ternyata Pak Iwan punya talenta terpendam……dia punya sense yang bagus untuk memotret. Ini salah satu hasil jepretannya dari atas kapal:

IMG_5859

Menu makan siang kami yang sederhana namun enaknya luar biasa (mungkin karena lapar juga sih habis snorkeling) – difoto oleh Tyas:

IMG_5374

Menghabiskan waktu liburan dengan leyeh2 memang menyenangkan…..apalagi kalau di tempat seindah ini….langit biru dengan gumpalan awan putih yang cantik….laut yang hijau bak emerald…..udara yang bersih…..

20150402_130240 20150402_124813 20150402_124722

Celah di tebing inilah yang jadi pintu masuk ke gua kelelawar:

20150402_121050 20150402_121032

Sambil tidur-tiduran di pondok tengah laut, hiburan live show adalah menonton rombongan ikan berenag ke sana-sini:

Jam 2 balik ke penginapan karena awan mendungnya gelap banget & di arah penginapan sudah hujan. Tadinya mau ke pulau yg ada pohon kelapa tapi harus metik sendiri karena gak ada yang tinggal di situ. Tapi krn awan mendungnya makin heboh jadi balik deh ke penginapan.

Sore-sore menonton hujan di penginapan:

DSCF1805 DSCF1806 DSCF1808 DSCF1809 DSCF1810 DSCF1812DSCF1815

Karena hujan dan tidak ada hiburan lain (di penginapan tidak ada TV), jadi mainan kamera……baru tahu ternyata ada fungsi filter di kamera yang bisa bikin fotonya seperti ini:

DSCF1816 DSCF1817 DSCF1819 DSCF1821Karena lapar, kami pesen indomie rebus pake telor (15rb) ke dapur penginapan. Trus dikasih pisang goreng & singkong goreng dari penginapan. Yeay. Nikmat soalnya gak lama setelah sampai di penginapan, hujan turun lagi. Masih hujan sampai jam 4 sore. Jadi ngantuk. Gak bisa internetan krn 3 gak ada sinyal di Ambon & di Pulau Seram cuma ada sinyal Telkomsel. Krik..krik…krik…

Jadi, kembali mainan kamera deh. Di seberang penginapan, anak-anak ramai main bola di tengah hujan.

DSCF1827

Terpesona dg atap penginapan yang dibuat dari jalinan daun tapi terbukti kuat dan tidak bocor sama sekali meskipun kena hujan deras:

DSCF1829 DSCF1830

Ini daftar harga untuk menginap di Lisar Bahari, Sawai:

DSCF1826

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s